“Menaikkan Gaji Karyawan Akan Membuat Perusahaanku Bangkrut!” Itu Salah Besar! Makin Tinggi Gaji Karyawan Justru Semakin Mengirit Modal Perusahaan!

Loading...

Kamu beri karyawanmu makan rumput, maka kamu akan melihat kawanan kambing! Kamu beri karyawanmu makan daging, maka kawanan serigalalah yang akan kamu lihat!

Sebagai seorang bos, jika kamu “kurang” membayar gaji karyawanmu, maka karyawanmu pun akan “kurang” melayani pelanggan dan pelanggan akan merugikan kamu yang adalah bos.

Kenapa di saat biaya pengeluaran “gaji karyawan” tinggi, malah “biaya produksi” jadi rendah? Pernahkah kamu memikirkan hal ini? Inilah yang akan kita bahas lebih lanjut!

Loading...

Apa yang menjadi akar permasalahan karyawan saat bekerja? Keseringan berpindah tempat kerja, membuat karyawan harus beradaptasi dan sulit berkonsentrasi saat bekerja.

Sponsored Ad

Lantas apa yang membuat mereka sering pindah tempat kerja? Karena kurangnya loyalitas dalam diri mereka terhadap perusahaan, mereka menganggap perusahaan tersebut bukanlah tempat kerja mereka dalam jangka waktu panjang. Faktor lainnya mungkin karena merasa tidak nyaman dan susah bekerja sama dengan tim yang ada.

Loading...

Kenapa rata-rata perusahaan menghadapi hal yang sama?

Kali ini mari kita belajar dari satu pribadi yang merupakan seorang pengusaha sukses tentang bagaimana ia mengelola perusahaannya sedemikian rupa sehingga mencapai kesuksesan.

Sponsored Ad

DL Mall – Dari Cina Ke Taiwan

Bos DL Mall ini memiliki latar belakang yang layak dipelajari dan dicontoh. Ia berasal dari sebuah keluarga miskin di pedesaan terpencil di Cina. Sejak umur 16 tahun ia keluar ke dunia sosial, sebagai seorang pekerja migran, pernah juga menjadi kontraktor, akhirnya ia menjadi agen jual beli yang bekerjasama dengan kakaknya. Di usianya yang tergolong masih sangat muda, tanpa modal khusus, latar belakang keluarga yang tidak mendukung, ia pun hanya dapat bergantung pada kemampuan dirinya sendiri.

Sejak tahun 1993, ia mengelola sebuah toko rokok dan minuman keras sebesar 40 m2 yang dibelinya dari pengusaha lain. Sampai saat ini penjualan per tahunnya melebihi “5 milyar Yuan Cina”.

Kesuksesannya pada tahun 2008, yang mana saat itu keadaan di Cina menunjukkan bahwa konsumsi atas barang retail di Cina sedang meningkat pesat. Dari daftar perusahaan retail yang sedang berkembang pesat itu, termasuk di dalamnya Wal Mart, Carrefour dan Lotus yang sudah dikenal secara Internasional.

Sponsored Ad

Saat itu, selain toko yang sudah ada di Cina, ia pun memutuskan untuk membuka toko di Xin Xiang, Taiwan, ia sempat berpikir bahwa kemungkinan untuk meraih kesuksesan sangatlah kecil, terlebih karena di sana sudah ada sebuah perusahaan retail Taiwan yang cukup ternama, Dennis dan juga beberapa toko terkenal lainnya seperti Century dan Wallmart. Orang-orang yang keluar masuk toko lainnya terlihat begitu banyak bahkan sampai tidak ada lagi tempat parkiran mobil. Benar-benar tidak mungkin untuk bersaing mengalahkan toko-toko ternama ini.

Namun tidak sampai 1 tahun, terjadi perubahan besar di pasar perdagangan Xin Xiang, Dennis pun bangkrut dan pindah ke kota lain. Namun justru kejayaan melirik ke DL Mall, saat engkau masuk ke DL Mall, sepertinya “belanja tidak pakai uang”! Bahkan teman baikku berkata, toko Century juga baru tutup belakangan ini dan ingin menjual tokonya ke DL Mall.

Sponsored Ad

Bahkan pengusaha Century pada perayaan ke 30 menjalankannya bisnisnya ini berkata, sekarang saya tidak mau membicarakan tentang Century, namun saya ingin membahas tentang DL Mall. Sudah lama, saya tidak pernah melihat ada bisnis sesukses DL Mall, orang berbaris begitu panjang bahkan mobil pun ikut antri untuk masuk ke sana. Ini sangatlah menarik untuk dibahas.

Budaya DL Mall

Masuk ke DL Mall, kamu akan menemukan pemandangan yang sangat langka, semua karyawannya akan menyambutmu dengan senyuman bahagia, mereka bertutur kata dengan sangat sopan dan jika melihatmu menggendong anak, maka mereka akan membantumu membawa barang-barang belanjaan untuk naik turun tangga.

Jika kamu menemukan tempat yang kotor di bagian lantai tertentu, akan ada karyawan yang membantumu membersihkannya, yang seorang akan berlutut dan mengelap dengan kain dan yang lainnya akan mengeringkannya menggunakan kipas dengan ekspresi wajah yang gembira. Saat itu aku sempat bertanya, apakah bos kalian yang menyuruh kalian melakukannya? Mereka menjawab bukan. Dan akupun menanyakan lebih lanjut alasan mereka melakukannya dan mereka menjawab, kamu harus membersihkan dengan cara ini baru bisa bersih total.

Jawaban yang terlalu polos. Saya juga berharap karyawan di perusahaan saya melakukan hal yang sama untuk kenyamanan pelanggan, namun siapa yang rela melakukannya? Apalagi kalau harus sampai berlutut segala? Jangankan bagi perusahaan, di rumah saja belum tentu hal itu akan dilakukan mereka.

Saya sudah meneliti banyak customer service perusahaan besar, jika saya bertanya, “saya mau beli barang ini, harus pergi ke mana ya?” jawaban yang paling menyegarkan hati, mereka akan menjawab di lantai 8 atau mereka akan menyuruhmu bertanya ke tempat lain atau bahkan yang paling fatalnya, mereka akan mengatakan “saya tidak tau!”

Untuk DL Mall sendiri, jika engkau bertanya seperti itu, mereka akan berkata, “Ya kak, apakah anda ingin membeli ini, ada di lantai 8!” belum selesai ngomong, mereka sudah menuntun tanganmu untuk pergi ke lantai 8. Padahal awalnya saya cuma niat bertanya saja, tapi karena pelayanan yang “luar biasa” ini, saya pun menjadi segan jika tidak belanja dan akhirnya ya, saya harus mengeluarkan setidaknya 500 yuan untuk belanja.

Jadi, siapa yang dapat menawarkan pelayanan yang sedemikian rupa? Keluargamu sendiri.

Inilah ‘nilai penting’ yang ditanamkan oleh bos DL Mall, setiap karyawannya harus melayani pelanggan dengan segenap hati mereka. Pertanyaannya, karyawannya juga kan manusia biasa, kenapa mereka harus mematuhi peraturan itu? Alasannya cuma satu, ‘nilai penting’ itu ada hubungannya dengan kelanjutan hidup si karyawan.

Bos DL bertanya berapa banyak gaji general manager Group DaLian selama setahun? Jawabnya 280.000 yuan (sekitar 546juta), sedangkan penghasilan tertinggi di perusahaan kurang dari 500.000 yuan (sekitar 975juta) per tahun. Coba tebak berapa gaji general manager DL Mall per tahun? 1 juta yuan (sekitar 1.9M)!

Apakah Anda tahu berapa gaji untuk security dan cleaning service DL selama sebulan? 2.200 yuan (IDR 4.290.000), termasuk jaminan asuransi penuh. Banyak perusahaan mengaku susah untuk merekrut para pekerja saat ini, namun dari pihak DL Mall, saat mereka berencana merekrut 50 pekerja, malah yang mendaftarkan diri untuk menjadi karyawan DL sebanyak 5000 orang, dengan kondisi ini, bagaimana mungkin perusahaan akan kekurangan pekerja?

Kesimpulan dari pembahasan “gaji karyawan” ini

A. Penuhi kebutuhan dasar karyawanmu, cobalah untuk mengurangi kekhawatiran mereka dalam sisi keuangan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang layak. Jika ini terjadi, maka karyawanmu tidak akan berpikir untuk “pindah kerjaan” dan mereka akan lebih konsentrasi untuk bekerja. Di poin ini, ketenangan pikiran sangatlah penting!

B. Berikan jabatan atau bonus tertentu untuk karyawan tingkat atas, hal ini akan memicu kinerja karyawan bawah untuk lebih lagi meningkatkan loyalitas kepada perusahaan.

DL juga mencanangkan peaturan agar karyawannya memiliki waktu untuk “makan” bersama orang tua mereka (dikarenakan orang Cina sangat menghormati orang tua mereka) dan wajib membawa anggota keluarga berlibur setidaknya sebulan sekali. Jadi, tiap karyawan di DL memiliki jatah libur sebanyak 20 hari dalam setahun.

Mendengar strategi perusahaan DL ini, banyak pengusaha lain di Cina ingin belajar kepada bos DL Mall ini, tapi pengusaha-pengusaha itu terlalu takut untuk mengambil keputusan (mengikuti strategi DL) dikarenakan mereka takut kalau pada akhirnya mereka malah mengalami kerugian dan bahkan ‘bangkrut’. Namun strategi yang mereka terapkan selama ini malah membuat perusahaan mereka makin terpuruk keuangannya dan akhirnya mereka meminta bos DL untuk membantu perusahaan mereka.

Bos DL bersedia membantu, asal pengusaha-pengusaha itu harus menyetujui 2 syarat ini, yaitu:

1. Para pengusaha masih boleh menjabat selama 1 tahun di perusahaannya, setelah itu, bos DL ini yang akan menjadi Direktur perusahaan tersebut, mereka semua harus mundur dari jabatan mereka masing-masing, bos DL akan membuat sistem manajemen dan undang-undang “baru” yang tidak dapat diganti lagi apapun alasannya.

2. Jika dalam 1 tahun ini mengalami kerugian, maka semua pengusaha harus setuju dengan kerugian tersebut.

Akhirnya tuan Wang bersedia untuk mengikuti syarat tersebut. Salah satu peraturan baru yang diterapkan pada perusahaan tuan Wang adalah belikan 1 mobil bagi masing-masing manager toko cabang (store manager) dengan syarat jika mereka bekerja selama 6 tahun dalam perusahaan itu, maka mobil tersebut akan jadi milik mereka, namun jika mereka mengundurkan diri sebelum 6 tahun, maka mobil tersebut haruslah dikembalikan.

Saat mendengar peraturan baru itu, pastinya semua karyawannya menjadi semangat kembali. Akhirnya mobil pun dibeli dan bagian keuangan perusahaan menghitung secara kasar keuangan perusahaan dan hasilnya pasti akan membuatmu merinding! Perusahaan defisit (kekurangan dana) sebesar 10 juta yuan (sekitar IDR 19.5 M). Tuan Wang hampir tidak percaya dan ia kaget setengah mati. Ia pun menyerahkan urusan defisit itu ke tangan bos DL Mall.

Tapi, yang terjadi secara aktual, penjualan per bulan meningkat sebanyak 40%! Dapatkah kamu bayangkan? Dengan penjualan per bulan yang meningkat drastis ini, dalam setahun, bukannya defisit 10 juta yuan, namun akan profit (untung) 10 juta yuan! Ini benar-benar adalah hasil akhir yang tidak pernah terpikirkan oleh siapapun!

Akhirnya pada bulan Agustus tahun lalu, tuan Wang menghadiri seminar industri ritel di China dan ia menyatakan bahwa saat ini cabang perusahaannya sudah sebanyak 23 toko dengan penjualan rata-rata sebanyak 800 juta yuan. Awalnya ia sempat ketakutan dan meragukan strategi bos DL ini, tapi akhirnya ia pun makin mantap untuk terus menerapkan strategi yang diajarkan oleh bos DL tersebut.

Para pengusaha China selama ini tidak pernah mengerti konsep dari strategi ini, yang mereka pikirkan hanyalah fokus kepada pelanggan, pelanggan dan pelanggan. Mereka bahkan tidak pernah memikirkan kesejahteraan karyawan mereka. Jika karyawanmu menghilang karena tidak betah bekerja di perusahaanmu, jadi siapa yang akan membantumu menjaga para pelanggan?

Kesimpulan: fasilitas yang memadai dan karir yang menjanjikan akan menjaga kesetiaan dan meningkatkan kinerja karyawanmu. Namun selama ini para pebisnis hanya berpidato tentang peningkatan kesejahteraan karyawan, namun menggenggam erat-erat uang yang seharusnya jadi milik para karyawan! Kebalikan dari strategi “pebisnis” pada umumnya, itulah yang diterapkan bos DL Mall yang akhirnya membawanya pada kesuksesan besar!

Perhatikanlah kesejahteraan karyawanmu, karena merekalah yang akan berjuang untuk mendatangkan berkat bagimu! Semoga sukses ya buat para pebisnis^^

Semoga artikel ini bermanfaat ya, sahabat Cerpen! Di share yuk!

Sumber: lookforward

Loading...